Solitude

Yang paling mawar

Yang paling duri

Yang paling sayap

Yang paling bumi

Yang paling pisau

Yang paling risau

Yang paling nancap

Yang paling dekap

Samping kau yang paling!

Sepisaupi

Sepisau luka sepisau diri

Sepikul dosa sepukau sepi

Sepisau duka serisau diri

Sepisau sepi sepisau nyanyi

Sepisaupa sepisaupi

Sepisapanya sepikau sepi

Sepisaupa sepisaupi

Sepikul diri keranjang diri

Sepisaupa sepisaupi

Sepisaupa sepisaupi

Sepisaupa sepisaupi

Sampai pisau-Nya ke dalam nyanyi

Tapi

Aku bawakan bukangan padamu

Tapi kau bilang masih

Aku bawakan resahku padamu

Tapi kau bilang hanya

Aku bawakan darahku padamu

Tapi kau bilang Cuma

Aku bawakan mimpiku padamu

Tapi kau bilang meski

Aku bawakan dukaku padamu

Tapi kau bilang hampir

Aku bawakan arwahku padamu

Tapi kau bilang kalau

Tanpa apa aku datang padamu

Wah!

Pil

Memang pil seperti pil macam pil walau pil

Hanya pil hampir pil sekedar pil ya toh pil

Meski pil tapi tak pil apalah pil

Pil pil pil mengapa gigil?

Aku demam pil bilang

Obat jadi darah

Apakah pasien?

Tempeleng!

Walau (1979)

Walau penyair besar

Takkan sampai sebatas Allah

Dulu pernah kuminta Tuhan

Dalam diri

Sekarang tak

Kalau mati

Mungkin matiku bagai batu

Taman bagai pasit tamat

Jiwa membumbung dalam baris sajak

Tujuh puncak membilang bilang

Nyeri hari mengucap ucap

Di butir pasir kutulis rindu-rindu

Walau huruf habislah sudah

Alifbataku belum sebatas Allah

Belajar Membaca

Kakiku luka

Luka kakiku

Kakikau lukakah

Lukakah kakikau

Kalau kakikau luka

Kakiku luka

Lukakaukah kakiku

Kalau lukaku lukakau

Kakiku kakikaukah

Kakikaukah kakiku

Kakiku luka kaku

Kalau lukaku lukakau

Lukakakukakiku

Lukakakukakikaukah

Lukakakukakikaukah

Lukakakukakiku

O

Dukaku dukakau dukarisau dukakalian dukangiau

Resahku resahkau resahrisau resahbalau resahkalian

Raguku ragukau raguguru ragutahu ragukalian

Mauku maukau mautahu mausampai maukalian maukenal maugapai

Siasiaku siasiakau siasiasia siabalau siarisau siakalian siasiasia

Waswasku waswaskau waswaskalian waswaswaswaswaswaswaswas

Duhaiku duhaikau duhairindu duhaingilu duhaikalian duhaisangsai

Oku okau okosong okalian obolong orisau okau O…

Shang Hai (1973)

Ping di atas pong

Pong di atas ping

Ping ping bilang pong

Pong pong bilang ping

Mau pong? Bilang ping

Mau mau bilang pong

Mau ping? Bilang pong

Mau mau bilang ping

Ya pong ya ping

Ya ping ya pong

Tak ya pong tak ya ping

Tak ya ping tak ya pong

Kutakpunya ping

Kutakpunya pong

Pinggir ping kumau pong

Tak tak bilang ping

Pinggir pong ku mau ping

Tak tak bilang pong

Sembilu jarakMu merancap nyaring

Jadi

Tidak setiap derita

Jadi luka

Tidak setiap sepi

Jadi duri

Tidak setiap tanda

Jadi makna

Tidak setiap tanya

Jadi ragu

Tidak setiap jawab

Jadi sebab

Tidak setiap seru

Jadi mau

Tidak setiap tangan

Jadi pegang

Tidak setiap kabar

Jadi tahu

Tidak setiap luka

Jadi kaca

Memandang Kau

Pada wajahku!

Luka (1976)

Ha ha

Kalian

Pun

Bayangkan

Untuk Salim Said

direguknya

wiski

direguk

direguknya

bayangkan kalau tak ada wiski di bumi

sungai tak mengalir dalam aortaku katanya

di luar wiski

di halaman

anak-anak

bermain

bayangkan kalau tak ada anak-anak di bumi

aku kan lupa bagaimana menangis katanya

direguk

direguk

direguknya wiski

sambil mereguk tangis

lalu diambilnya pistol dari laci

bayangkan kalau aku tak mati mati katanya

dan ditembaknya kepala sendiri

bayangkan

1977